Tags

, , , ,

Pengertian

Ayyâmulbidh adalah hari-hari pada pertengahan setiap bulan Qomariyah ayau hijriyah yaitu tanggal 13, 14 dan 15,  disebut ayyâmul bidh karena kata ayyâm yang berasal dari bahasa arab yang bermakna hari-hari ia bentuk plural dari yaum, sedangkan bidh dalam bahasa arab bermakna putih, sehingga kalau kita gabungkan ayyâmulbidh mengandung arti hari-hari putih. Adapun disebut demikian karena pada tanggal tersebut kondisi bulan sedang purnama dimana bulan memancarkan cahayanya pada Bumi dan meneranginya.

Diriwayatkan dari Abi Dzarr Radhiyallahu ‘Anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallambersabda kepadaku:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنْ الشَّهْرِ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلَاثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Wahai Abu Dzarr, jika engkau ingin berpuasa tiga hari dari salah satu bulan, maka berpuasalah pada hari ketiga belas, empat belas, dan lima belas.” (HR. At Tirmidzi dan al-Nasai. Hadits ini dihassankan oleh al-Tirmidzi dan disetujui oleh Al-Albani dalam al-Irwa’ no. 947)

Dalam Majmu’ Fatawa wa Rasail, Syaikh Muhammad bin Shalih Al ‘Utsaimin berkata, “Seorang boleh berpuasa pada awal bulan, pertengahannya, ataupun di akhirknya secara berurutan atau terpisah-pisah. Tetapi yang paling afdhal (utama) dilaksanakan  pada Ayyamul Bidl, yaitu tanggal tiga belas, empat belas, dan lima belas.

Keistimewaan

Berpuasa tiga hari setiap bulan disunnahkan dan nilainya terhitung seperti puasa dahr (setahun), karena amal shalih dalam Islam diganjar sepuluh kali lipat. Berpuasa sehari diganjar seperti puasa sepuluh hari. Maka siapa yang berpuasa tiga hari setiap bulannya, dia terhitung berpuasa setahun penuh.
Abdullah bin ‘Amru bin Al-’Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepadanya:

وَإِنَّ بِحَسْبِكَ أَنْ تَصُومَ كُلَّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَإِنَّ لَكَ بِكُلِّ حَسَنَةٍ عَشْرَ أَمْثَالِهَا فَإِنَّ ذَلِكَ صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

Dan sesungguhnya cukuplah bagimu berpuasa tiga hari dari setiap bulan. Sesungguhnya amal kebajikan itu ganjarannya sepuluh kali lipat, seolah ia seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan an Nasai)

Ayyamulbidh dan  pengaruh psikis terhadap  gravitasi bulan

Selain itu ada keutamaan lain, yaitu Ayyammulbidh ternyata memiliki keterkaitan dengan psikologi manusia. Dikutip dari Nanda Hanifa, Seorang peneliti berkebangsaan Amerika pernah mengadakan penelitian mengenai kondisi kejiwaan manusia ketika terjadi bulan purnama. Penelitian itu menyimpulkan bahwa kondisi kejiwaan manusia saat bulan purnama cenderung lebih labil, emosional, dan tidak terkendali. Semua perasaan menjadi mudah membuncah dari dalam diri. Mudah marah, mudah tersinggung, mudah senang, mudah sedih, pokoknya semua sifat yang ada pada dirinya menjadi lebih mudah teraktualkan kedalam perilaku keseharian. Mungkin inilah salah satu penyebab banyak mitos dan film yang mengaitkan antara monster atau hantu dengan bulan purnama. Dengan Puasa, pada dasarnya menuntun kita agar menundukkan nafsu kita. Ketika kita berpuasa, kita dituntut untuk dapat mengendalikan emosi kita dan menjaga syahwat kita.

Ketika ilmu sains modern mengungkapkan adanya kelabilan emosi manusia saat bulan purnama, Islam telah menganjurkan untuk melaksanakan puasa tepat saat munculnya sang bulan purnama. Islam telah memberi jalan pada umatnya agar tidak terkena pengaruh kelabilan emosi yang terjadi pada tanggal tersebut. Rasulullah menganjurkan kita berpuasa, agar hati kita selalu terjaga dari amarah, nafsu, dan segala sifat buruk lain yang cendrung lebih meluap pada saat itu dibanding saat-saat lainnya.

Apalagi karena kita jarang menggunakan penanggalan qomariyah, sehingga  terkadang sunnah yang begitu mempesona ini terlewatkan. Maka saatnya kita kembali,  ihya ‘us sunnah  menghidupkan sunnah dengan mulai membiasaka  Shaum Ayyamulbidh,   agar semakin terbiasa dengan penggunaan penanggalan hijriyah dan semakin  terkendali jiwa kita.

Sumber :

http://www.ardhimurcahya.web.id/2011/01/ayyamul-bidh-kemuliaan-sunnah-yang.html

http://nandahanyfa.blogspot.com/2010/03/rahasia-ayyamul-bidh.html

http://fauzimoslem.wordpress.com/2012/06/02/puasa-ayyamul-bidh-pertengahan-bulan-hijriah/

http://apandin.wordpress.com/2011/06/15/shaum-ayyamul-bidh-yuk-hadits-keutamaan-dan-hikmah/

 

 

 

 

About these ads