Tags

, , ,

Menunggumu… adalah hal yang tak mudah untukku,Saat waktu berputar menukar usia, menambah sederet kondisi yang kian rumit

Ketika pertanyaan “Kapan saat menikah” mulai menghakimi..

Menjaga agar cinta, agar kecenderungan hati ini tak bergeming pada garis setia..
Sehingga tetap berada pada takaran kesuciannya.

Hingga kelak Allah tetapkan waktunya..

Sungguh.. aku begitu takut bila jiwa yang resah ini nampak beriaknya kala tersentuh oleh ketulusan yang sebenarnya bukan pada tempatnya..

Begitu menderunya mihnah dan fitnah yang berpusar ,bagaimana aku bisa membedakan apakah itu benar dirimu.. insan yang Allah takdirkan buatku…

Wahai engkau yang kelak menjadi Imamku,,

Telah ku semat azzam ku untuk teguh dalam penantianku hingga kau hadir disisi ku sebagai karunia_Nya.
Bersama membangun cinta kepada_Nya.. bergandengan kita mendekat kepada_Nya
Hingga langkah kita saling berhentian kepada_Nya.

Menikmati saat2 bersamamu dalam dekapan Ridha_Nya.. Menjadikan diri sebaik-baik perhiasan dunia buatmu..Mempersiapkan generasi terbaik kita kelak..Tenang.. tanpa cemas bahwa kasih sayangmu akan meninggalkanku..Genggamlah selalu komitmen kita..

Duhai pemilik rusuk kiri..
Dengarlah..
Aku akan menguatkan diriku demi kehadiranmu.
Hingga akhirnya cintaku menemukanmu…
Sampai ikrar cinta itu hadir dalam sebuah perjanjian yang kuat, yang ALLAH menjadi saksinya…